Banyak orang enggan membuat Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) atau memadankan NIK mereka karena takut “dikejar-kejar orang pajak”. Padahal, NPWP sejatinya adalah identitas administrasi yang membuka banyak pintu kemudahan finansial.
Di tahun 2026, di mana NIK sudah berfungsi sebagai NPWP, memiliki status perpajakan yang aktif bukan lagi beban, melainkan sebuah kebutuhan gaya hidup modern.
Apa saja keuntungan nyata yang bisa Anda nikmati dengan memiliki NPWP? Berikut ulasannya.
1. Potongan Pajak Lebih Rendah (Hemat 20%)
Seperti yang dibahas pada artikel sanksi, keuntungan paling instan memiliki NPWP adalah perlindungan gaji Anda.
Jika Anda karyawan swasta atau PNS, bendahara kantor akan memotong pajak gaji (PPh 21). Jika Anda punya NPWP, potongannya normal. Jika tidak, potongannya 20% lebih mahal. Memiliki NPWP berarti Anda sedang berhemat uang hasil keringat sendiri.
2. Syarat Pengajuan Kredit Bank (KPR & KTA)
Ini adalah manfaat yang paling sering dicari kaum milenial dan Gen Z. Anda ingin membeli rumah impian lewat KPR (Kredit Pemilikan Rumah)? Atau butuh modal usaha dari KUR (Kredit Usaha Rakyat)?
Bank WAJIB mensyaratkan NPWP dan bukti lapor SPT Tahunan sebagai dokumen utama. Bank butuh bukti bahwa Anda adalah warga negara yang taat hukum dan memiliki penghasilan yang jelas. Tanpa NPWP, pengajuan kredit sebesar apapun hampir pasti ditolak.
3. Syarat Membuat Izin Usaha (SIUP)
Bagi Anda yang ingin merintis bisnis atau UMKM, NPWP adalah kunci pertama. Untuk mengurus Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) atau mendaftarkan PT/CV di Kemenkumham, pendiri usaha wajib menyertakan NPWP aktif. Tanpa legalitas ini, bisnis Anda akan sulit berkembang dan dianggap ilegal.
4. Kemudahan Perjalanan Luar Negeri (Visa)
Beberapa negara maju mensyaratkan dokumen keuangan yang valid saat Anda mengajukan permohonan Visa. Bukti lapor SPT Tahunan seringkali diminta oleh kedutaan besar sebagai bukti ikatan ekonomi Anda di Indonesia, yang meyakinkan mereka bahwa Anda bukan imigran gelap.
5. Belanja Barang Mewah & Investasi
Ingin berinvestasi saham, reksadana, atau membeli obligasi negara (SBN)? Perusahaan sekuritas pasti meminta NPWP saat pembukaan rekening dana nasabah (RDN). Begitu juga jika Anda membeli barang mewah tertentu, tarif pajaknya bisa berbeda jika Anda memiliki identitas pajak yang jelas.
Kesimpulan
NPWP bukan alat untuk memeras rakyat, melainkan tiket VIP untuk mengakses berbagai fasilitas keuangan di Indonesia. Dengan proses pembuatan yang kini 100% online dan pemadanan NIK yang mudah, tidak ada alasan lagi untuk menghindar.
Sudah punya NPWP tapi lupa statusnya? Cek sekarang di sini: [Cara Cek Status Validitas NIK Menjadi NPWP].





